Jumat, 10 Januari 2014

KHASIAT BUNGA TAPAK DARA UNTUK KANKER, LEUKIMIA, DIABETES, DAN HIPERTENSI


Tapak Dara (Catharanthus roseus) banyak ditanam sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di halaman kita. Tapak Dara mempunyai 2 jenis bunga putih dan ungu. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 1 meter. Tanaman ini merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di daerah beriklim tropis. Ciri-ciri tumbuhan Tapakdara : memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. 
www.alfirdausherbal.com

 

Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Setiap kuntum bunga memiliki 5 kelopak.Tapakdara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang.
Penyebaran tumbuhan ini melalui biji. Tapak Dara yang masih keluarga kamboja ini diduga berasal dari Amerika Tengah dan India. Sumber lain menyebutkan Tapak Dara berasal dari Madagascar, karena itu masyarakat Eropa memberinya julukan Madagascar Periwinkle.

Hampir semua bagian tanaman Tapak Dara bermanfaat untuk kesehatan. Daunnya mengandung senyawa alkoloid yaitu vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini bersifat antineocristine yang ampuh melawan sel kanker.

Bagian tanaman lain seperti bunga, buah dan batang mengandung alkoloida catharantine yang dikenal sebagai anti kanker. Alkoloida catharantine mengandung zat yang sama dengan plasma sel kanker, jika dikonsumsi, sel kanker dalam tubuh akan menyerapnya. Hasilnya, inti sel kanker akan terdesak dan menghilang.

Penelitian yang dilakukan tim Ely Lilly dari Universitas Western, Ontaria, menyatakan tanaman Tapak Dara bisa digunakan sebagai pencegah dan pembasmi sel kanker.

Selain mengatasi kanker, senyawa leurisine dan vindoline yang dikandung Tapak Dara dapat digunakan sebagai pengganti insulin bagi penderita diabetes. Sedangkan zat aktif vinblastine dan vincristine dipercaya mampu menjinakkan leukemia, pembengkakan limpa, kanker payudara dan tumor ganas.

  • Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
    Bahan: 10 - 16 lembar daun Tapak Dara Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.Bahan: 35 - 45 gram daun Tapak Dara kering, adas pulawaras Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.Bahan: 3 lembar daun Tapak Dara, 15 kuntum bunga Tapak Dara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan. 
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
    Bahan: 15 - 20 gram daun Tapak Dara kering, 10 gram bunga krisan Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminum tiap sore. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring .Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.
  • Leukimia
    Bahan: 20-25 gram daun Tapak Dara kering, adas pulawaras. Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Asma dan bronkhitis Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  • Demam
    Bahan: 1 genggam (12 -20 gram) daun Tapak Dara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.
  • Radang Perut dan disentri
    Bahan: 15 - 30 gram daun Tapak Dara kering Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.

    Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.
  • Kurang darahBahan: 4 putik bunga Tapak Dara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.
  • Tangan gemetar
    Bahan: 4 - 7 lembar daun Tapak Dara Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum biasa.
  • Gondong, bengkak, bisul dan borok
    Bahan: 1 genggam daun Tapak Dara Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.
  • Luka bakar
    Bahan: beberapa daun Tapak Dara, 0,5 genggam beras. Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.
  • Luka baruBahan: 2 - 5 lembar daun Tapak Dara Cara membuat: dikunyah sampai lembut. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru.
  • Kanker
    Untuk pengobatan kanker, ambil satu gengam daun Tapak Dara, campur buah plus kulit kayu pulasari dan gula merah/Jawa secukupnya. Rebus dengan 3 gelas air. Setelah air tinggal separuh, angkat. Minum pagi, siang dan malam hari masing-masing 1/2 gelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar